- Tempat Nongkrong Para GIRILAYA mania -


You are not connected. Please login or register

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

Admin


Admin
Admin

Kawasan Wisata Summit Bogor Bogor kabupaten tidak hanya tempat wisata yang terkenal, tapi bisnis prostitusi. Ini menunjukkan peningkatan jumlah permintaan kondom sebelum tahun baru.

Penjualan produk kondom terkenal, Siska (RS) mengatakan, kenaikan permintaan. Biasanya, setiap bulan ia menjual omset kondom Rp35juta. Tetapi pada bulan Desember terjadi peningkatan.

"Ada peningkatan tapi tidak tinggi, biasanya Rp32 juta, bulan ini Rp40 juta per bulan," katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (2012/12/30).

Kondom ditempatkan di minimarket di pinggir jalan di kawasan Puncak, mulai dari Ciawi, Megamendung ke Cisarua.

"Paling-paling kita drop ke daerah Puncak pinggir minimarket, ada juga apotek Barkah di Cisarua," kata Siska.

Tingginya permintaan kondom adalah dampak tinggi pekerja seks komersial menjajakan dirinya di malam tahun baru.

Sad


Warga GIRILAYA
Learning By DOING
Girilaya Real Groups

semoga bermanfaat
no rek BCA : 0102148973
a/n WAHYU BAGUS MIJAYANTO, A.MD

no rek BRI : 314201011888535
a/n WAHYU BAGUS MIJAYANTO, A.MD
http://forum.girilaya.com

Admin


Admin
Admin
Menyambut datangnya Tahun Baru 2013 yang tinggal menunggu beberapa jam lagi, banyak para pedagang musiman mulai marak. Seperti halnya pedagang terompet yang mengais rezeki setiap akhir tahun.

Menurut Nasikin, 50, pedagang asli Semarang Jawa Tengah, mengaku sudah sejak 10 tahun terakhir berdagang terompet saat momen tahun baru. Dia mengatakan, karena bisnis musiman akhir tahun menggiurkan, tahun ini dia mengaku mendapatkan banyak saingan. Bayangkan saja, keuntungan bisa dua kali lipat dibanding hari biasa.

"Saya mengambil 100 terompet dengan modal Rp 2 juta dengan sistem sendiri dan saya jual dengan dari harga Rp 5.000 hingga Rp 25.000 dengan untung Rp 5.000. Keuntungan seperti ini kan hanya setahun sekali," ujar Nasikin pada merdeka.com di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Senin (31/12).

Hal senada dengan Wawan, 30, yang menjual terompet di Pasar Mampang, Jakarta Selatan. Dia mengaku baru tahun ini berjualan terompet. Dia biasanya berjualan buah-buahan. Omzet yang diperolehnya jelang tahun baru meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Tahun lalu, dia hanya mendapat keuntungan Rp 200.000 per hari namun beberapa hari menjelang tahun baru, memperoleh keuntungan hingga Rp 500.000 per hari.

"Saya bersyukur keuntungan dari penjualan terompet meningkat dua kali lipat dibandingkan saat pertama kali jualan," ujar Wawan yang asli Cirebon.

Menurutnya, harga terompet sangat bervariasi tergantung model atau bentuk. Untuk terompet yang standar saja harga berkisar Rp 5.000 dan terompet yang unik dijual agak mahal dengan harga Rp 25.000 per buahnya.

"Mudah-mudahan tahun ini tidak turun hujan, dagangan saya akan cepat habis dan kalau turun hujan pastinya akan turun drastis," ujarnya.


Warga GIRILAYA
Learning By DOING
Girilaya Real Groups

semoga bermanfaat
no rek BCA : 0102148973
a/n WAHYU BAGUS MIJAYANTO, A.MD

no rek BRI : 314201011888535
a/n WAHYU BAGUS MIJAYANTO, A.MD
http://forum.girilaya.com

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

 

pagerank analyzerW3 Directory - the World Wide Web Directory

© 2014 Copyright Girilaya Real Groups - All Rights Reserved | Back to Top