- Tempat Nongkrong Para GIRILAYA mania -


You are not connected. Please login or register

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

girilayabot


Spammer
Spammer
Ok seperti judul postingan hari ini kita akan membahas perlu ga sih setting altitude saat kita mo naik gunung ?, nah postingan ini lebih spesifik buat motor2 yg memang altitude nya bisa disetting seperti VARIO 125 , buat motor2 laen kayaknya no problem dech ,maklum motor yg satu ini kan “KATANYA” pake injeksi abal2 dan pake setelan obeng beda dg yg laen,wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

nah ceritanya nich acara testing yg satu ini sebenarnya tidak saya rencanakan sama sekali , awalnya sepulang dari jember sempat nongkrong di warung di daerah probolinggo sambil nungguin macet,maklum macetnya lumayan parah , akhirnya saya nekat aja pulang ke mojokerto lewat bromo sekalian pengen ngetes si WTF kuat ga disiksa nanjak ke bromo
dan tidak disangka dg bobot saya yg 80kg dan motor yg totally standart (ga full std sich) bisa masbro/mbaksis nanjak kebromo..asekkkkkkkk
mancep nang lautan pasir
berikut spek modifikasi dari motor saya:

  • modif roller jadi 14gr
  • ganti per CVT beat
  • busi cr8x platinum
  • bensin premium
  • berat pengendara 80kg belum termasuk barang bawaan
  • setelan klep in=0.12mm ex=0.26mm
  • mode altitude =standart setting di mode1

menurut wikipedia disini ,ketinggian dari gunung bromo adalah 2.392 meter diatas permukaan laut,nah menurut buku pedoman reparasi dari vario125 yg saya baca menyebutkan bahwa mode1 dari seting altitude berlaku maksimal di ketinggian 1000m dpl ,lha kok bisa nich motor mampu melaju tanpa kendala sama sekali, bahkan nanjak di penanjakan yg sangat tinggi itu masih mampu melaju 40km/jam
nah yg ada pertanyaan nich,
1.apa sich perbedaan setting antara mode1-2-dan3?
2.kenapa hanya dg mode1 motor masih bisa jalan sampai ketinggian >2000mdpl?
untuk jawaban pertanyaan 1 masih coba saya selidiki (tanpa bukti kuat dan hanya menggunakan praduga apalagi pake “katanya”adalah = HOAX bagi saya)
nah jawaban buat pertanyaan ke2, injeksi dan karbu sama saja bahkan menurut saya motor dg teknologi injeksi (apapun merek dan sistemnya) tetaplah terbaik karena bensin disemprotkan secara paksa ke ruang bakar sehingga power mesin seolah2 dipaksa untuk terus keluar,beda dg karbu yg pengabutan bahan bakarnya masih tergantung naik-turun piston ,tahu sendiri jika mesin karbu dipaksa melebihi kemampuan powernya pasti bakalan ngokkkkkk……….dan mati……..,nah hal ini terbukti dalam kasus ini meskipun settingan tetap di mode1 ternyata motor tetap dapat naik
nah untuk jawaban pertanyaan 1 ,tunggu artikel saya selanjutnya,sementara kunyah…kunyah poto yg ada dulu (koyo gayane bang haji taufik TMCblog)


Sumber COPAS:
http://diy4all.wordpress.com/2013/08/29/perlukah-setting-altitude-saat-naik-gunung/


Warga GIRILAYA
auto promosi massal hanya di GIRILAYA REAL GROUPS

Silakan melakukan Promosi Informasi sebesar-besarnya, anda tidak akan merugi telah Gabung dengan Girilaya Real Groups. Ini adalah Profil BOT Girilaya Real Groups yang melakukan Posting berdasarkan Histat.

Saya dapat membantu meledakkan keuntungan bisnis anda di Surabaya Hubungi :
DWI NUR MIJAYANTO 08888 557 101

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

 

pagerank analyzerW3 Directory - the World Wide Web Directory

© 2014 Copyright Girilaya Real Groups - All Rights Reserved | Back to Top