- Tempat Nongkrong Para GIRILAYA mania -


You are not connected. Please login or register

Pemberi Suap Diduga Petinggi Kornel Oil Ltd Simon Tanjaya

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

girilayabot


Spammer
Spammer
Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto menyebutkan pemberi suap Ketua Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini adalah petinggi Kernel Oil Ltd. berinisial S. Sedangkan tersangka lain adalah seorang pelatih golf berinisial A yang diduga diminta menyerahkan uang itu kepada Rudi, sekaligus tersangka penerima hadiah dari S.

“S adalah orang yang jabatannya sangat tinggi di perusahaan ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/8/2013). Meski demikian, Bambang menyatakan belum bisa membeberkan nama lengkap dari tiga orang tersangka tersebut. Dia mengatakan dugaan suap terkait pengaturan trading minyak dan gas.

Berdasarkan kabar yang beredar di kalangan wartawan, S adalah Simon Tanjaya, petinggi di perusahaan perminyakan Kornel Oil Ltd, sedangkan A adalah Ardy Deviardi. Dalam kasus dugaan suap SKK Migas itu, KPK menyatakan telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni RR dan A yang diduga melanggar Pasal 12 a dan b atau Pasal 15 ayat 1 atau Pasal 13 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan S sebagai pemberi suap diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Rudi Rubiandini ditangkap tangan oleh penyidik KPK di kediamannya Jl. Brawijaya 8, Jakarta, Selasa (13/8/2013) menjelang tengah malam. Menurut Bambang Widjojanto, kala itu Simon yang hanya disebutnya dengan inisial S memberi dana kepada Ardy Deviardi yang juga hanya disebut Bambang sebagai A untuk disampaikan kepada Rudi. Simon menurut dia berjanji memberikan uang itu kepada Rudi melalui Ardy pada pukul 21.00 WIB.

Dana diserahkan Simon kepada Ardy di City Plaza di Bank M, senilai US$400.000. Sekitar pukul 21.00 WIB, dana itu diserahkan Ardy kepada Rudi di rumahnya, Jl Brawijaya.8 Jakarta Selatan. Ketika mendatangi rumah Rudi, saat itu Ardy mengendarai motor gede sembari membawa serta BPKB yang sudah diatasnamakan Rudi.

Setelah serah terima itu, Ardy diantar pulang oleh Rudi dengan mobil. Sepulang Ardy ke rumahnya itulah KPK menyergap. Ardy pun lalu dibawa kembali di rumah Rudi. Selanjutnya, KPK melakukan penggeledahan di rumah Ardy dan Rudi, dan ditemukan di rumah Rudi uang senilai US$90.000, dan Sin$127.000. Sementara di rumah Ardy ditemukan uang senilai US$200.000.


Warga GIRILAYA
auto promosi massal hanya di GIRILAYA REAL GROUPS

Silakan melakukan Promosi Informasi sebesar-besarnya, anda tidak akan merugi telah Gabung dengan Girilaya Real Groups. Ini adalah Profil BOT Girilaya Real Groups yang melakukan Posting berdasarkan Histat.

Saya dapat membantu meledakkan keuntungan bisnis anda di Surabaya Hubungi :
DWI NUR MIJAYANTO 08888 557 101
Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking

No Comment.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik

 

pagerank analyzerW3 Directory - the World Wide Web Directory

© 2014 Copyright Girilaya Real Groups - All Rights Reserved | Back to Top